RTTY Reverse Shift !!!

RTTY Reverse Shift !!!

Pernah ada kejadian, sebuah spot pada DX Cluster menyertakan komentar “RTTY Reverse Shift!!!” Apa maksudnya? Komentar tersebut memberikan informasi bahwa ada sebuah stasiun yang memancar menggunakan mode RTTY tetapi polarisasinya terbalik, sehingga stasiun yang akan memanggil harus menyesuaikan, atau komentar itu juga merupakan peringatan untuk stasiun yang dimaksud bahwa pancaran RTTY-nya terbalik dan seharusnya diperbaiki.

Sebenarnya apa RTTY dan mengapa bisa ada kejadian polarisasi terbalik? RTTY adalah mode digital pertama dalam dunia komunikasi, mode ini diciptakan dari pengembangan mode CW, bahkan beberapa orang memandang bahwa CW adalah mode digital karena pengiriman informasi menggunakan kode morse tetapi karena tidak ada perhitungan binari didalamnya maka CW tidak digolongkan sebagai mode digital. Dalam prakteknya, RTTY menggunakan 2 sinyal yang dikenal sebagai Mark dan Space sinyal-sinyal ini akan menjelma sebagai 0 dan 1 yang nantinya akan diolah oleh MOdulator dan DEModulator atau disingkat MODEM, pada kenyataannya modem yang dimaksud dalam dunia amatir radio biasa disebut TNC atau menggunakan soundcard komputer.

Karena RTTY menggunakan 2 sinyal dalam mengirim informasi, maka untuk membedakan 2 sinyal tersebut digunakanlah teknik Frequency Shift Keying (FSK) yaitu dengan menggeser frekuensi salah satu sinyal yang dipancarkan. Misalnya sinyal MARK dipancarkan pada frekuensi 14080 maka sinyal SPACE dipancarkan pada 14079.830, artinya RF frekuensi MARK selalu lebih tinggi dari RF frekuensi SPACE. Kenapa demikian karena telah ditetapkan untuk RTTY dengan kecepatan 45,45 baud dipancarkan dengan jarak antara MARK dan SPACE sejauh 170Hz (setidaknya ini yang umum digunakan oleh amatir radio) dan RTTY dikembangkan serta dipancarkan pada sisi Lower Side Band (LSB) sehingga pergeseran yang dilakukan pada saat Shift Keying akan selalu ke bawah menjauh dari frekuensi pembawa (carrier).

Inilah uniknya mode RTTY karena dikembangkan dan dipancarkan pada sisi Lower Side Band (LSB) sedangkan mode digital lainnya diciptakan memang untuk dipancarkan pada sisi Upper Side Band (USB). Karena itulah, jika kita memposisikan radio pada mode FSK atau RTTY maka kita akan dapat mendengar percakapan teleponi yang memancar pada sisi LSB. Lalu apakah kita dapat menggunakan mode RTTY namun kita pancarkan pada sisi USB? Tentu saja, tetapi yang harus diingat bahwa RTTY awalnya ada pada sisi LSB, sedangkan semua pancaran pada Side Band akan diterima secara terbalik (reverse) pada sisi sebaliknya. Jadi kalau pada LSB dipancarkan sebagai Kuning Merah maka akan diterma sebagai Merah Kuning pada sisi USB. Karena itu jika kita menggunakan mode RTTY pada sisi USB maka TNC (modem) atau software yang kita gunakan harus bisa menerjemahkan alogaritma RTTY secara terbalik.

Jadi jika kita memancar pada USB dan polarisasi RTTY kita tidak pada posisi terbalik (reverse), maka akan berakibat error pada para pengguna FSK karena pada sisi LSB polarisasi akan dibalik. Walaupun sebetulnya bisa saja pengguna RTTY FSK membalik polarisasinya menjadi reverse tetapi itu tidak lazim sehingga menimbulkan komentar seperti judul diatas.

Kesimpulannya adalah dalam menggunakan mode RTTY harus diperhatikan betul polarisasi RTTY yang kita gunakan. Beberapa software secara default menggunakan alogaritma RTTY pada sisi LSB seperti MMTTY beberapa secara default menerapkan RTTY pada sisi USB contohnya DM780 HRD atau pada software lain seperti N1MM memperjelasnya dengan memberi pilihan RTTY-L dan RTTY-U. Jika software yang digunakan menerapkan RTTY sisi USB atau RTTY-U maka mode pada radio harus pada posisi USB untuk metode AFSK atau RTTY-R untuk metode FSK, sebaliknya jika software menerapkan RTTY sisi LSB atau RTTY-L maka mode pada radio harus pada posisi FSK atau RTTY untuk metode FSK atau LSB jika menggunakan AFSK.

 

Semoga bermanfaat,

73

YC4HQ

Related posts