Noordwachter, Pemandu Yang Legendaris

Noordwachter, Pemandu Yang Legendaris

Dibangun pada zaman kepemimpinan Raja Willem III dari Belanda pada tahun 1869, Mercusuar Menara Jaga Utara (Noordwachter) yang terletak di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu merupakan ikon wisata yang terkenal.

Sayang, kondisi mercusuar yang menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ini kondisinya saat ini segera memerlukan perbaikkan. Djoko Darmaji, petugas jaga mercusuar ini mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan renovasi beberapa bagian menara yang sudah keropos ke Kementerian Perhubungan sebagai pemilik mercusuar tersebut saat ini.

Mercusuar Pulau Sebira terdaftar dengan nomor 1690 dan di bawah pengelolaan Distrik navigasi Kelas 1 Tanjungpriok, Kementerian Perhubungan. Di tahun 2006, mercusuar ini terdaftar pada Amateur Radio Lighthouse Society World List of Lights dengan kode ARLHS IDO-062.

Dibuat di pabrik logam NV Koninklijke Nederlandsche Grofsmederij, Leiden, Belanda pada tahun 1867, konstruksi menarai ini dibawa dengan Kapal Uap Hertog ke Pulau Sebira dan dibongkar-muat pada 18 April 1869. Konstruksi bangunannya model baja tertutup dan terbuka dengan tinggi 48 meter dan letak koordinat menara 05° 12′ 00″ Lintang Selatan dan 102° 28′ 00″ Bujur Timur.Jenis lampu yang dipakai revolving dan VEGA Marine LED Beacon dengan jarak tampak 18 nautical mile (NM) atau 35 Kilometer dan durasi nyala  suar 11 detik.

Untuk diketahui, Raja Willem III dari Belanda membangun banyak mercusuar di Nusantara pada masa kepemimpinannya. Mercusuar Pulau Sebira sendiri memiliki kembaran di Pulau Besar, Bangka Selatan, Bangka Belitung. Serta di Pulau Biawak, Indramayu, Jawa Barat.

Nadin (34) salah satu pengunjung Pulau Sebira mengatakan, alasan utamanya mendatangi pulau ini karena penasaran dengan keberadaan mercusuar di pulau ini. Setelah itu, ia yang mendatangi pulau ini bersama sang kekasih juga memburu momen sunset di dekat mercusuar.

Menikmati  senja di pulau terluar yang menjadi halaman Ibu Kota, berteman debur ombak dan kekokohan menara suar bersejarah, tentu memberikan sensasi tersendiri.

Related posts