Simulasi Kontes CW Menggunakan Morse Runner

Simulasi Kontes CW Menggunakan Morse Runner

CQ World Wide DX Contest CW akan dilaksanakan pada 28-29 November 2015. Pada pelaksanaan CQ WPX CW 2015 yang lalu telah terjadi peningkatan peserta yang signifikan dari Indonesia. Nama harum Indonesia akan semakin semerbak jika dalam CQ WW CW yang akan datang peserta dari YB Land bertambah banyak.

Kontes ini tergolong mudah, karena setiap peserta mendapat skor jika berkomunikasi dengan siapa saja termasuk dari Indonesia sendiri walaupun tidak mendapatkan skor tetapi mendapatkan multiplier zona atau negara, sehingga peserta tidak harus memfokuskan QSO kepada suatu wilayah atau negara. Pertukaran informasinya juga sangat mudah, peserta hanya perlu mengirimkan laporan sinyal dan nomor CQ ZONE, misalnya peserta dari Indonesia cukup mengirimkan YD4IRS 599 28, tidak sesulit kontes lain yang mengharuskan pertukaran nomor urut logsheet.

Frekuensi yang digunakan adalah 6 band amatir radio pada HF yaitu 1.8, 3.5, 7, 14, 21, dan 28 MHz dan karena mode yang digunakan adalah CW maka seluruhnya wajib dilakukan pada segmen CW disetiap bandnya. Terdapat beberapa kategori peserta yang disediakan oleh panitia. Untuk operator tunggal dipecah menjadi bebrapa kategori mulai dari SIngle Operator (SO) All Band (A) High Power (HP), Single Band, Assisted, Rookie dan Classic. Untuk multi operator dipecah menjadi 3 kategori yaitu Single Transmitter, Two Transmitter dan Multi Transmitter.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah, jika anda yakin dapat memenangkan kontes ini dalam tingkat dunia, maka anda harus menyiapkan sebuah alat rekam yang merekam seluruh aktifitas pancaran dan penerimaan anda selama anda mengikuti kontes. Panitia mewajibkan setiap peserta yang masuk kualifikasi juara dunia atau USA untuk menyerahkan dimaksud sebagai bagian dari penilaian.

Simulasi Kontes

Penulis merekomendasikan bagi para pemula untuk menggunakan software Morse Runner yang dapat diunduh secara gratis disini. Software buatan Afreet Software, Inc. ini merupakan simulator yang dapat menciptakan suasa kontes yang sesungguhnya, sehingga pengguna akan terbiasa dan mampu berlaga pada saat kontes yang sebenarnya. Walaupun simulator ini dirancang untuk pelaksanaan kontes CQ WPX CW namun penulis masih memandang relevan untuk digunakan dalam menghadapi CQ WW CW.

Capture2

Jalankan Morse Runner, anda akan melihat sebuah jendela dengan beberapa kelompok bagian fungsi dan fitur dari program morse runner ini.

Bagian 1 adalah sebuah kotak logsheet, kotak ini akan berisi semua catatan QSO yang telah berhasil kita lakukan selama simulator dijalankan. Data yang dicatat adalah waktu QSO, callsign lawan QSO, Laporan sinyal terima dan nomor urut log, laporan sinyal kirim dan nomor urut log. Lalu ada juga kolom prefix yang menjelaskan prefix callsign yang sudah tercatat. Dan yang terakhir adalah kolom Check yang akan berisi pesan kesalahan dari QSO yang telah dilaksanakan, misalnya keterangan RST artinya pengguna telah salah menangkap laporan sinyal, NR artinya pengguna telah salah mencatat nomor ururt logsheet, dan NIL pengguna telah salah mencatat callsign lawan QSO.

Capture3

Bagian 2 terdapat pengaturan callsign pengguna, kecepatan maksimum lawan QSO, lalu tinggi rendah nada tone yang digunakan dan lebar daya terima. Lebar daya terima maksudnya jika semakin sempit maka stasiun yang masuk hanya yang benar-benar atau mendekati zerobeat, jika semakin lebar maka stasiun yang tidak zerobeat juga akan terdengar.

Bagian 3 merupakan pengaturan jenis gangguan yang akan muncul selama simulasi berlangsung juga pengaturan berapa stasiun yang akan memanggul pada kesempatan yang sama. Pengaturan gangguan inilah yang akan membuat Morse Runner menciptakan suasana yang hampir sama dengan keadaan yang sebenarnya.

Bagian 4 merupakan laporan statistik simulasi yang menjelaskan kemampuan mengirim dan menerima serta prediksi kecepatan QSO per jam. Juga pada bagian kanan terdapat penunjuk waktu dan dibawahnya disertakan perhitungan skor atau nilai yang berhasil dikumpulkan oleh pengguna.

Bagian 5 adalah bagian QSO. Pada bagian inilah pengguna memasukkan callsign, laporan sinyal dan nomor urut logsheet. Juga diberikan beberapa tombol makro dari F1 hingga F9 yang berisikan perintah untuk mengirim jawaban kepada lawan QSO.

Masukkan callsign anda, hilangkan centang pada pilihan QSK agar pada saat anda sedang transmitt yang muncul hanya suara tone anda. Kemudian atur kecepatan maksimum kode morse yang akan digunakan. Pada saat simulasi kecepatan CW lawan QSO tetap akan bervariasi namun tidak akan melebihi dari batas kecepatan yang telah kita tentukan, kecuali anda memilih mode HST Competition maka kecepatan lawan QSO sama dengan kecepatan maksismum yang anda tentukan.

Selanjutnya atur CW Pitch, sesuaikan dengan kenyamanan anda. Untuk RX Bandwidth sebaiknya pilih dari 100 Hz untuk tahap awal, karena suara tone lawan QSO akan hampir sama dengan suara tone anda, semakin lebar/tinggi nilai bandwithnya maka akan semakin banyak lawan QSO yang menggunakan nada tone yang berbeda dengan tone anda. Tingkatkan nilai RX Bandwidth seiring kenyamanan telinga anda mendengar variasi tone yang berbeda. Atur juga Main Level sesuai dengan kenyamanan anda.

Kemudian atur jenis gangguan dan jumlah stasiun yang memanggil. Untuk tahap awal matikan semua centang pada semua gangguan dan nilai Activity = 4. Jika anda telah merasa mampu melewati simulasi tanpa gangguan selanjutnya aktifkan gangguan mulai dari QRN terlebih dahulu setelah dirasa lancar tambahkan gangguan QRM lalu QSB, Fluter dan terakhir aktif kan semua gangguan yang ada. Untuk nilai Activity biarkan pada level 4, setelah anda yakin mampu mengatasinya barulah naikkan nilai Activity secara bertahap berikut semua gangguan yang ada.

Capture4

Sekarang kita bahas bagian QSO. Pada bagian ini anda dapat mengisikan callsign lawan QSO pada bagian Call, laporan sinyal pada kotak RST dan nomor urut logsheet pada kotak Nr. DIbawahnya berisikan beberapa tombol makro yang akan berfungsi jika kita menekan tombol yang sama pada keyboard, sehingga pada waktu simulasi berlangsung anda tidak perlu menggunakan mouse untuk menekan tombol tersebut. Makro yang ada adalah :

F1 = CQ <MY CALLSIGN> TEST
F2 = 5NN <NR>
F3 = TU
F4 = <MY CALLSIGN>
F5 = <HIS CALLSIGN>
F6 = QSO B4
F7 = ?
F8 = NIL

MY CALLSIGN adalah callsign anda dan HIS CALLSIGN adalah callsign lawan QSO. Laporan sinyal dan nomor urut logsheet yang digunakan adalah metode T12345678N sehingga angka 0 dikirm sebagai huruf T dan angka 9 dikirim sebagai huruf N.

Mari kita mulai simulasinya. Tekan tombol RUN. Jika anda telah mendengar suara desah itu artinya simulasi telah dimulai dan penunjuk waktu akan mulai menghitung lamanya simulasi. Ini sama dengan anda menghidupkan radio anda pada sebuah frekuensi yang kosong. Tekan tombol F1 dan komputer akan mengirim CQ YD4IRS TEST, lalu kemungkinan besar akan ada stasiun yang menjawab panggilan CQ anda. Ketik callsign yang anda tangkap, anda tidak perlu khawatir posisi kursor karena umumnya posisi kursor akan berada pada kotak callsign. Jika callsign yang anda ketik telah lengkap maka anda dapat menjawab lawan QSO anda dengan menekan F5 lalu F2 yaitu JA1KLM 5NN TT1 sampai disini artinya anda telah menangkap callsign JA1KLM dan mengirim laporan sinyal 5NN=599 dan nomor urut logsheet TT1=001. Atau jika anda terbiasa dengan mode ESM pada N1MM maka anda cukup menekan tombol ENTER pada keyboard setelah selesai mengisi callsign lawan, secara otomatis komputer akan mengirim makro F5 & F2.

Dengarkan jawaban dari lawan QSO jika callsign yang anda isi benar maka lawan akan menjawab R 5NN T12, namun jika callsign yang anda ketik salah maka lawan QSO akan mengulang mengetuk callsignnya. Jika kesalahan callsign hanya 1 atau 2 karakter lawan akan mengirim callsignnya 1 atau 2 kali dilanjutkan dengan laporan sinyal dan nomor urut. Perbaiki callsign yang dimaksud, jika anda yakin bahwa callsign tersebut telah diperbaiki dan benar maka cukup tekan ENTER maka komputer akan mengirim callsign yang sudah diperbaiki sekaligus mengirim TU dan memasukkan QSO kedalam Log, namun jika anda kurang yakin bahwa callsign sudah benar maka anda dapat menekan F5 lalu dengarkan jawaban lawan QSO, jika masih salah maka lawan akan kembali mengirim callsignnya.

Setelah anda memasukkan QSO kedalam log dengan menekan ENTER atau F3 seharusnya stasiun yang lain yang sedang antri akan langsung memanggil anda dengan mengetuk callsignnya, jika tidak maka anda harus menekan kembali F1 untuk memanggil stasiun lainnya. Lakukan panggilan CQ sampai ada stasiun yang menjawab panggilan anda.

Lakukan latihan ini sampai anda mampu menerima dengan baik pada CW Speed setinggi-tingginya, seluruh jenis gangguan diaktifkan dan nilai Activity = 9. Jika telah tercapai maka anda diyakini mampu untuk turut serta dalam kontes-kontes besar Internasional dengan mode CW.

Semoga bermanfaat.

DE YD4IRS

73

dit dit dit and dit… I love the sound 😀

Dikirim oleh Robby Sandes pada 7 Juni 2015

Related posts