Si Jadul 7950 Warisan YB4IBO

Si Jadul 7950 Warisan YB4IBO

Beberapa waktu lalu pulang pulang ke kampung halaman di Kota Lubuklinggau. Sebuah kota kecil yang penuh kenangan. Hari itu sudah hampir 8 bulan dari kepergian almarhum YB4IBO. Saat sedang bercengkrama dengan keluarga besar kami, adik penulis berkata ada kardus besar di ruang kerja almarhum yang kalau diangkat lumayan berat, kardus tersebut dikirim oleh kantor tempat beliau bekerja bersama-sama dengan barang-barang peninggalan almarhum semasa di mess perusahaan tersebut. Informasi dari sejawat beliau isinya adalah radio milik beliau.

Lalu penulis menuju ruang itu, dan membuka kardus tersebut ternyata isinya adalah sebua radio VHF merek TRIO seri TR7950, sambil memandang radio tersebut teringat kenangan-kenangan lama semasa beliau masih ada. Dalam hati penulis berguman ternyata barang jadul ini masih disimpannya. Lalu penulis keluarkan semua isi kardus tersebut. Terapat pula didalamnya sebuah power supply dan beberapa aksesoris pendukung radio tersebut, tetapi penulis tidak menemukan microphonenya.

Kemudian penulis mencoba merangkai peralatan yang ada, memasang power supply dan menghubungkannya ke radio itu, lalu penulis putar knob volume yang juga merupakan switch power pada radio. Klik…!!!. Lalu display 8 segmen yang monokrom itu pun menyala dengan lampu latar yang khas. Wahh…. Masih hidup yah. Beberapa saat penulis mengeksplorasi tombol dan fungsi pada radio, ternyata semuanya masih berfungsi normal.

Lalu penulis mencari kabel dan antenna untuk memastikan bahwa radio ini benar-benar masih berfungsi normal, tapi sayang semua peratalan sudah dirapikan sehingga tidak ada lagi antenna radio VHF yang dapat dipakai. Sehingga penulis menggunakan antenna UHF untuk televisi dan setelah disambung ke konektor antenna radio itu penulis dapat menerima sinyal di beberapa frekuensi. Terdengar jelas dan bening beberapa stasiun yang entah memancar dari mana. Indikator sinyalnya menyala sam 3 lampu kuning.

Karena antena khusus untuk VHF tidak ada, lalu penulis memutuskan untuk merapikan kembali barang-barang tersebut dan membawanya ke rumah penulis di Palembang. Sampai dirumah, penulis dapati radio ini memang masih berfungsi normal. Penulis mendapatkan sebuah desktop microphone yang telah dimodifikasi dari seorang teman. Akhirnya radio ini berjajar dengan peralatan lain di meja studio penulis.

Kini penulis sedang mencari cara untuk me-recondition radio ini, karena warna cat bodynya sudah terlihat kusam dan tampak beberapa goresan pada beberapa bagian. Penulis akan menyimpan dan merawatnya dengan baik. Sebuah radio jadul yang penuh kenangan. Thank you YB4IBO.

 332

Related posts